Kopi Aceh Gayo adalah kopi Arabika premium yang ditanam di Dataran Tinggi Gayo, Aceh, Indonesia. Kopi ini dikenal karena teksturnya yang lembut, keasamannya yang rendah, aromanya yang kaya, dan cita rasanya yang kompleks, menjadikannya salah satu kopi spesial yang paling diakui di Indonesia.
Informasi produk saat ini mencakup ukuran saringan 15–19, kadar air maksimal 13%, tingkat kesulitan 8–10%, nilai cacat maksimal 11 untuk Grade 1, dan referensi tahun panen 2024. Pesanan minimum dimulai dari USD 100, dengan opsi sampel dan permintaan grosir tersedia. Halaman ini harus disusun untuk membantu pembeli menilai kualitas, membandingkan opsi pasokan, dan melakukan pemesanan dengan hambatan minimal.
Kisaran harga: $ 19 hingga $ 34
Catatan: Persyaratan pembelian minimum adalah USD 100.
Ingin memesan atau ada pertanyaan? Silakan hubungi kami: [email protected]
Kopi Aceh Gayo adalah kopi Arabika berkualitas tinggi dari Indonesia yang berasal dari Dataran Tinggi Gayo di Aceh, Indonesia. Kopi ini dikembangkan untuk pembeli grosir yang membutuhkan biji kopi hijau yang konsisten dengan spesifikasi teknis yang jelas, kondisi pasokan yang andal, dan format produk yang fleksibel untuk pemanggangan atau pengolahan lebih lanjut.
Kopi ini tersedia dalam bentuk biji hijau, biji sangrai, dan bubuk, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi komersial, termasuk perusahaan sangrai kopi spesial, kafe, distributor, importir, dan merek label pribadi. Setiap bentuk disiapkan untuk mendukung kebutuhan operasional yang berbeda sambil mempertahankan karakteristik inti dari profil asal Gayo.
Dataran Tinggi Gayo secara luas diakui sebagai salah satu wilayah penghasil kopi Arabika utama di Indonesia, dengan budidaya kopi yang dilakukan oleh petani kecil di daerah dataran tinggi. Kombinasi tanah vulkanik, iklim sejuk, dan praktik pertanian tradisional berkontribusi pada rantai pasokan kopi yang stabil dan dapat dilacak.
Kopi Aceh Gayo biasanya diproses menggunakan metode pengupasan basah dan metode pasca panen regional lainnya yang umum di Indonesia. Proses ini dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi dengan pengembangan profil rasa, menghasilkan karakter khas yang sering dikaitkan dengan kopi Arabika Indonesia.
Kopi ini dirancang untuk memenuhi persyaratan ekspor dan grosir. Parameter fisik utama meliputi ukuran saringan 15–19, kadar air maksimum 13%, dan toleransi cacat terkontrol yang sesuai dengan Grade 1 dan grade komersial lainnya, tergantung pada pemilihan lot. Kemasan dirancang menggunakan bahan berkualitas ekspor yang tahan lama dengan lapisan GrainPro untuk mendukung stabilitas penyimpanan dan penanganan pengiriman.
Ketersediaan hasil panen didasarkan pada siklus panen terbaru, dengan pengadaan berdasarkan lot yang memungkinkan pembeli untuk menyelaraskan pengadaan dengan kebutuhan pemanggangan dan pencampuran mereka. Nilai pesanan minimum dimulai dari USD 100, sehingga terjangkau bagi pemanggang skala kecil maupun importir besar yang mencoba asal biji kopi baru.
Kopi Aceh Gayo umumnya diasosiasikan dengan profil Arabica yang bersih dan terstruktur. Pengalaman sensoriknya ditandai dengan keasaman yang seimbang, body sedang hingga penuh, dan profil rasa yang kompleks yang dapat mencakup aroma kacang, cokelat, dan sedikit buah-buahan tergantung pada lot dan variasi pengolahan tertentu.
Aromanya cenderung segar dan manis, sementara struktur rasa secara keseluruhan mendukung aplikasi single-origin maupun penggunaan blending. Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk program espresso serta pengembangan kopi filter di kafe-kafe khusus.
Kopi ini dirancang untuk rantai pasokan B2B di mana konsistensi, ketertelusuran, dan kejelasan spesifikasi sangat penting. Roaster dapat menggunakan Aceh Gayo sebagai penawaran single-origin atau sebagai bagian dari dasar campuran karena profilnya yang stabil dan perilaku pemanggangan yang dapat diprediksi.
Bagi distributor dan importir, produk ini mendukung pengadaan dalam jumlah besar dengan dokumentasi yang jelas dan sistem penilaian standar. Kafe dan merek ritel juga dapat memanfaatkan format sangrai atau bubuk untuk eksekusi pemasaran yang lebih cepat tanpa mengorbankan identitas asal produk.
Setiap lot disortir dan diberi peringkat berdasarkan parameter kualitas fisik seperti ukuran saringan, jumlah cacat, dan kadar air. Spesifikasi ini penting untuk menjaga konsistensi pemanggangan dan memastikan hasil rasa yang dapat diprediksi di setiap batch.
Pengemasan menggunakan lapisan GrainPro membantu menjaga integritas biji kopi selama penyimpanan dan pengangkutan, terutama untuk pengiriman jarak jauh dan pasar ekspor. Hal ini memastikan kopi mempertahankan stabilitas fisiknya dari tempat asal hingga tujuan.
Kopi Aceh Gayo tersedia untuk permintaan sampel dan pertanyaan grosir . Pembeli dapat meminta sampel dalam jumlah kecil sebelum melakukan pemesanan dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan evaluasi cita rasa dan uji coba pemanggangan.
Harga grosir tersedia berdasarkan volume dan bentuk produk. Biaya penanganan tambahan, seperti dokumentasi fitosanitari dan karantina, berlaku khusus untuk pengiriman kopi hijau jika diperlukan untuk memenuhi persyaratan ekspor.
Untuk pengadaan dalam jumlah besar, pembeli disarankan untuk memberikan spesifikasi pesanan, termasuk volume target, tujuan pengiriman, dan bentuk kopi yang diinginkan untuk mendapatkan penawaran harga yang akurat dan dukungan logistik.
| Atribut | Data produk |
|---|---|
| Nama produk | Kopi Gayo Aceh |
| Kategori yang direkomendasikan | Biji Kopi Arabika Indonesia / Biji Kopi Spesial Indonesia |
| Bentuk produk | Biji Kopi Hijau, Biji Kopi Sangrai, Kopi Bubuk |
| Jenis kopi | Arabica |
| Ukuran layar | 15-19 |
| Embun | Max 13% |
| Triage | 8 – 10% |
| Nilai cacat | Max 11 (Kelas 1), juga tersedia untuk Kelas 2 hingga 6 |
| Skor bekam | 85.88 |
| Tahun panen | 2026 |
| Banyak ukuran | 200 |
| ukuran tas | 60 KG |
| Pengemasan | Pelapis GrainPro |
| Aroma/wewangian | Kacang Segar |
| Rasa | Cita rasa kopi yang kompleks dengan sentuhan vanila/bunga, beri, dan cokelat. |
| Keasaman | Sedang hingga Rendah |
| Body | Seluruh tubuh |
| Asal | Indonesia |
| Area produksi | Aceh (Takengon, Bener Meriah, Angkup, Sukarame, Bies, Jagung, Sabun, Pondokbaru) |
| Tinggi | 1200–1700 mdpl |
| kandungan kafein | 0.8 – 1.4% |
| Metode pengolahan | Sebagian besar diproses basah, pengupasan basah (Petani kecil), pengolahan basah dalam jumlah kecil; pengupasan kering atau proses pencucian penuh (Pengolah besar) |
| minimum order | USD 100 |
| Fito + karantina | USD 28 per pesanan hanya untuk kacang hijau. |
| Catatan harga | Harga per KG, kisaran harga saat ini tertera di halaman. |
| Spesifikasi | Perdagangan Adil Organik, Aliansi Hutan Hujan, Organik, USDA, Halal |
| Berat | N / A |
|---|---|
| Kelas | Kelas 1, Kelas 2 |
| Tipe | Kacang Hijau, Kacang Panggang, Bubuk |
Unduh
dalam berkas PDF
Unduh
Brosur Kami
Mitra
Daftar Harga
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Membuat
Draf Kontrak
Terapkan sebagai
Distributor
Kantor Jakarta
Gedung Menara Sentraya, lantai 39, Jl. Iskandarsyah Raya No.1A Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12160.
Kantor Medan
Jl. Sei Besitang No.18 B, Sei Sikambing D, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara – 20111
Gudang
Jl Medan – Binjai. Mulyorejo Kec. Sunggal, Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. 20351
penanaman
Boangmanalu Salak Kec. Salak, Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara. 22272
Rencana Pengolahan Kopi Spesial
Desa Pondok Balik Kec. Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. 24566